Bagaimana cara anda untuk tetap disiplin dan tetap fokus ? Bagaimana memaksimalkan waktu anda sebagai freelancer ?. Pada artikel ini, teman-teman akan menemukan berbagai strategi yang berbeda agar anda dapat memaksimalkan waktu anda, belajar dari pengalaman - pengalaman para freelancer lainnya.

It’s so easy to waste time, and it’s truly a discipline to manage your time effectively, but it’s a discipline that pays off
--- Carrie Dils

1. Buat to-do list yang masuk akal

Membuat to-do lists adalah cara yang baik untuk membuat diri anda tetap fokus di siang hari dan memanfaatkan waktu anda sebaik-baiknya.

Jangan menempatkan 10 item pada to-do list saat kalian tahu bahwa kalian hanya bisa menyelesaikan 3 atau 4 item saja. To-do list menjadi tools yang baik untuk mengelolah daftar tugas anda. Dimana anda mendapatkan reminder dipagi hari tentang tugas yang ada di hari itu. Sehingga anda dapat mengerjakan daftar tugas yang tepat.

Salah satu cara untuk membuat prioritas tugas anda dengan menggunakan matriks Eisenhower (http://www.eisenhower.me/eisenhower-matrix/) yang juga disebut sebagai matriks Urgent Important. Pada dasarnya matriks ini membuat daftar tugas yang dibagi menjadi 4 kuadran : Lakukan dulu, jadwalkan, delegasikan dan jangan lakukan.

Menurut Mariusz Cieśla - Digital Product Designer, Matriks ini membantu dia untuk memutuskan apa yang penting, apa yang perlu dilakukan sekarang, apa yang bisa didelegasikan dan apa yang bisa untuk diabaikan untuk saat ini.

Berikut adalah video singkat seperti apa matriks Eisenhower :

2. Track waktu anda

Sumber frustasi terbesar kebanyakan freelancer adalah mencari tahu berapa banyak waktu mereka yang digunakan dan yang telah mereka kerjakan selama 1 hari. Saat ini ada banyak time tracking tools yang dapat kalian gunakan. Seperti Timely, Toggl, Billings Pro dan Harvest.

3. Minimize distractions

Aktif di media sosial dan mengecek email "yang tidak perlu" adalah salah satu penyebab berkurangnya produktivitas seseorang.

Seorang Developer Patrick Johnson menyarankan untuk menggunakan fokus app seperti HeyFocus untuk memastikan anda untuk mengerjakan materi dari klien dan tidak melakukan scrolling pada Facebook, Twitter, atau Instagram sehingga kehilangan fokus anda.

Developer aplikasi dan game mobile Chris Wilson - Pembuat Super Turbo Action Pig, kadang-kadang menggunakan The Emergent Task Timer.

This is a great reality check for freelancers who struggle with procrastination or bad habits they’re unaware of.
------ Chris Wilson

4. Menyimpan (membuat) bullet journal anda

Bullet journal pada dasarnya adalah kalender notebook, dimana anda mencatat semua hal yang terjadi, termasuk planning anda. Mungkin anda dapat menggunakan notebook atoma yang memiliki pengikat sehingga memungkinkan anda untuk mengapus dan mengubah urutan halaman.

Pada Bullet journal kalian dapat membuat catatan tentang peristiwa yang terjadi atau apa pun yang perlu dicatat. Lalu ada spread dengan 3 bulan/halaman, dimana anda dapat menulis hari-hari libur atau tenggat waktu project. Sehingga anda memiiki gambaran singkat tentang 12 bulan berikutnya. Kalian dapat menggunakan cara ini, meskipun kedengarannya metode ini seperti sangat kuno.

5. Break tugas anda menjadi bagian kecil

Freelance creative director Rina Miele menyarakan untuk memecahkan tugas anda menjadi bagian-bagian kecil. Lakukan iterasi dengan cepat dengan waktu yang singkat, tinjau apa yang berhasil dan yang tidak dan kembangkan ide yang sesuai dengan untuk hal itu.

Mobile app & game developer Chris Wilson, menyukai pendekatan serupa. Dia memecahkan pekerjaan yang akan dia kerjakan menjadi 25 menit dan menggunakan Be Focused Pro (https://itunes.apple.com/gb/app/be-focused-pro-focus-timer-goal-tracker/id961632517?mt=12) untuk mengatur waktunya dengan teknik Podomoro (https://en.wikipedia.org/wiki/Pomodoro_Technique).

6. Say No !

Perhatikan berapa banyak pekerjaan yang dapat anda kerjakan (ambil) dan waktu yang dibutuhkan. Terutama ketika anda memulai karir sebagai freelance. Tetapi anda tidak dapat mengatakan “YA” untuk segala sesuatu yang sesuai keinginan anda.

If you find yourself turning down many projects, take it as a good sign that it may be time to increase your rates!
------Kelly Vaughn

7. Membayar tagihan per minggu

Digital product designer Mariusz Cieśla membayar tagihan per minggu dan ternyata hasilnya bagus buat dia.

8. Sesuaikan management waktu anda dengan pekerjaan anda

Konsultan independen UX Design Harry Brignull merekomendasikan untuk mengerjakan jenis spesialis digital yang anda kerjakan. Karena cara memanage waktu bergantung pada jenis spesialis digital yang anda inginkan dan hal ini sama pentingnya dengan bagaimana cara anda menjual layanan/jasa/product anda.

 

Sumber :
https://www.shopify.com/partners/blog/8-time-management-tips-for-freelancers