Apa yang akan anda pikirkan jika ada cara manual untuk meciptakan sebuah product, experience atau service ?. Kami ingin berbagi pengalaman yang berhubungan dengan design thinking. Ketika saya menggunakan design thinking untuk merenungkan masalah yang terjadi di sekelompok orang tertentu. Saat itulah saya menemukan solusi terbaik untuk sebuah masalah yang terjadi.

Alasan Design Thinking Itu Penting


Design Thinking - Metodologi Untuk Solving Sebuah Masalah

Mampu mengembangkan model bisinis, product dan yang inovatif telah menjadi salah satu faktor tingkat keberhasilan business landscape saat ini.
82 % CEO perusahaan terkemuka di dunia memiliki kekhawatiran tentang apakah product / service perusahaan mereka masih relevan bagi pelanggan mereka untuk 3 tahun kedepan.
Terutama ketika muncul teknologi baru yang dapat mengganggu pasar, penurunan siklus sebuah product dan ditambah terus meningkatnya ekpektasi pelanggan terhadap sebuah product/service. Salah satu alasan utamanya adalah digitalisasi dan perubahan yang begitu cepat.

Alasan Design Thinking Itu Penting

Design thinking adalah salah satu metode untuk achieve sebuah inovasi. Kebanyakan startup yang telah sukses berhasil menerapkannya dan terus mengembangkan product atau service mereka dengan framework ini (seperti AirBnb dan Dropbox).

Tantangan bisnis modern saat ini adalah mampu menghasilkan solusi yang luar biasa. Design thinking menawarkan strategi wi-win, yaitu “human-centered design, design yang berpusat pada manusia. Transformasi bisnis digital membutuhkan pemikiran yang inovatif dan out of the box.

Ketika anda search di google tentang Design Thinking Process, anda akan menemukan beberapa variasi yang berbeda, dari 4 hingga 6 tahapan proses yang harus dilalui. Tetapi pada dasarnya semua memiliki prinsip yang sama, koloborasi yang massive (masal) dan iterasi yang sering. Keempat aspek penting itu adalah :

  1. Berempati
  2. Define (Menetapkan/Menjelaskan)
  3. Ideate (Dirancang)
  4. Prototype
  5. Test

Alasan Design Thinking Itu Penting