Bayangkan… Kamu adalah pengusaha yang sedang mencari designer untuk membuat desain website untuk bisnis mu.

Setelah menemukan designer yang menurut mu tepat, Kamu memberikan semua informasi terkait website yang ingin kamu buat. Dan tak lupa membayar uang muka agar project bisa dimulai.

Setelah project dimulai, kamu tidak mendapatkan kabar apapun dari sang designer. Baru setelah 1 minggu kemudian kamu mendapatkan kabar bahwa desain website telah jadi. Setelah melihat hasilnya, kamu kaget karena tidak sesuai harapan.

Setelah melihat hasilnya, kamu kaget karena tidak sesuai harapan

Bagaimana rasanya? Mungkin kamu ingin bilang ke si Designer “yang kamu lakukan itu jahat…”.

 

Don’t Work on Silos

Dear designer, saat mengerjakan sebuah design selalu berikan update walaupun itu hanya progress yang kecil.

Dengan memberikan update akan membuat klien tahu bagaimana arah dari design yang kita hasilkan. Jika klien merasa arahnya tidak sesuai maka mereka akan memberikan feedback atau tanggapan agar arah design kita sesuai dengan harapan mereka.

 

Gunakan Aplikasi Chat

Setiap mengerjakan project, hal pertama yang saya lakukan adalah membuat slack team untuk project tersebut.

Slack cukup mudah untuk digunakan mengirim update karena Slack bekerja seperti WhatsApp atau Telegram. Ketika ingin mengirim update cukup mengupload design nya dan klien akan dengan mudah memberikan tanggapan.

Berbeda dengan email yang harus menekan tombol Tulis Email, Mengetik alamat Email, Subjek email, dll hanya untuk mengirim sebuah progress design.

 

Bagaimana kalau klien nya pasif?

Ceritakan kemungkinan terburuk kalau dia terus menerus pasif dan tidak memberikan feedback.

Ceritakan bahwa tanpa feedback hasil design bisa jadi jauh dari harapan sang klien. Dan jika terjadi perubahan design maka sang klien harus mengeluarkan uang lagi.

 

Bagaimana kalau timezone nya berbeda jauh?

Katakanlah designer nya di Indonesia dan klien ada di US yang waktunya bisa berbeda 12jam. Sehingga saat designer mulai bekerja sang klien sedang tidur.

Timezone adalah hal yang cukup penting untuk dibahas sebelum project dimulai, karena perbedaan timezone akan berpengaruh pada alur kerja.

Jika terdapat perbedaan waktu yang sangat besar maka sebelum project dimulai bisa membuat kesepakatan terkait kapan desainer memberikan update dan kapan sang klien harus memberikan tanggapan.


Seberapa sering harus memberikan update? 1 hari sekali?, 1 hari dua kali?, setiap jam?

Lebih sering lebih bagus,

Katakanlah kamu sedang mengerjakan project website yang terdiri dari 7 halaman, maka tidak perlu menunggu 1 halaman selesai untuk memberikan update ke klien.

Ketika kamu sudah menyelesaikan 25% bagian dari sebuah halaman maka kamu bisa memberikan progress tersebut ke klien. Intinya lebih sering lebih baik.