User Journey adalah perjalanan dimana user menavigasi sebuah website untuk mencapai hasil yang diinginkan. Untuk menemukan sebuah informasi atau menyelesaikan task tertentu. Layout sebuah website mempengaruhi "flow" user. Project manager dan UX Designer melakukan research pada langkah-langkah yang harus dilakukan user dalam proses tertentu dan menentukan cara yang paling efisien untuk memfasilitasi kebutuhan user.

Mengapa Perlu Mengoptimalkan User Journey ?

Sebuah user journey sebenarnya tidak terjadi secara kebetulan. Jika user jorney itu diberi perhatian yang serius dan dipetakan secara serius juga maka akan membuat user menjadi lebih produktif dan sebagai perusahaan kita dapat menentukan hasil yang ingin dicapai.

Dengan memilah-milah beberapa faktor, menentukan layout design, pilihan warna, outline dan navigation tools. Secara tidak sadar akan dapat mengarahkan user kepada serangkaian action, mendorong konversi dan bahkan membantu user menyelesaikan tasknya.

Pada dasarnya sebuah design yang lebih terstruktur dan disengaja akan semakin menyenangkan user journey dan memberikan kesempatan yang lebih baik sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi kedua belah pihak.

Tips Membuat User Journey Yang Lancar Pada Website Apapun


Bagaimana membuat Organizations Design User Journey Yang Ultimate ?

Bagi seorang pemilik website, sangat penting untuk menyesuaikan pengalaman dan tujuan user. Agar user senantiasa terhubung, product/jasa bisa terjual dan membuat user untuk kembali mengujungi website tersebut. Sebuah user journey yang baik/buruk akan menentukan engagement antara user dengan perusahaan anda.

1. Kenali User Anda

Pertama kali yang perlu dilakukan adalah mengenali user/audiens ada. Siapa mereka dan apa yang mereka cari dari website anda ?. Setelah itu cocokkan antara keinginan user anda dengan product yang ingin anda tawarkan. Ketika ingin mengembangkan sebuah website, keywords dan product yang anda jual harus ditampilkan atau paling tidak mudah untuk ditemukan.

2. Arahkan Perhatian User Melalui Penempatan, Kontras dan Warna

Untuk mengoptimalkan user journey memerlukan prioritas dari yang paling unik dari perusahaan anda dan menguntungkan perusahaan anda. Untuk menentukan cara menyorotinya adalah dalam hal warna, design dan navigasi. Keputusan itu semua harus selalu sinkron dengan pengetahuan yang benar tentang user anda.

Saat merancang sebuah UX website, selalu tanyakan : bagaimana cara yang paling ramah, menarik dan efisien untuk mendapatkan yang saya inginkan dari user/pembeli anda ?. Sesuatu yang muncul pertama kali, dalam huruf tebal dan tertuju pada mata user akan mempengaruhi user ketika mencari yang mereka cari. Anda perlu memprioritaskan apa yang seharusnya menjadi perhatian utama pada website anda.

Tips Membuat User Journey Yang Lancar Pada Website Apapun

3. Definisikan atau Tentukan Struktur dan Visi dari Website Anda

Berikan gambaran besar tentang webisite anda. Tentukan apa yang menjadi visi dari website anda. Kemudian tetap pertahankan visi anda ketika anda ingin memperbaharui website anda. Untuk menata menu website anda dengan benar, pastikan anda memilih UI yang baik karena hal itu mencerminkan apa yang anda tawarkan dan user akan dengan mudah menemukan apa yang mereka butuhkan.

Konsistensi, koneksi dengan user, interaksi dengan user dan kemudahan (kenyamanan) ketika browsing akan memungkinkan kedua belah pihak menikmati pengalaman atau user journey yang positif.

4. Memberdayakan Tujuan (goal) User

Ketika user mengunjungi sebuah website karena mereka mempunyai tujuan di dalam pikiran mereka. Step dan apa yang mereka klik tergantung dari apa yang ditawarkan kepada mereka. Idealnya, user akan menemukan meeting point antara tujuan mereka ketika browsing dan layout website anda yang mereka temui atau lihat.

Pada akhirnya, jika goal user di sorot di depan dan di tengah, hal ini akan menyebabkan engagement, konversi dan retensi pada website anda.

Sumber :

4 Tips for Creating a Smooth User Journey on Any Website